Neo
Frequently Asked Questions
Genre utama Neo berkisar antara Indie Dance, Synth-Pop, dan Nu-Disco, meskipun ia sering memasukkan elemen dari musik elektronik eksperimental.
Neo mulai merilis materi musiknya secara independen sekitar tahun 2015, dengan EP perdananya yang mendapatkan sorotan luas pada tahun 2017.
Ya, Neo sangat terbuka terhadap kolaborasi. Ia telah bekerja sama dengan beberapa vokalis dari kancah Pop alternatif, R&B, hingga Folk di Indonesia.
Inspirasinya datang dari kontemplasi tentang hubungan manusia dengan teknologi, fenomena distopia ringan, serta suasana kota metropolitan yang melankolis.
Neo cenderung fokus pada produksi studio, namun ia sesekali tampil di festival musik elektronik besar dan panggung khusus untuk pertunjukan live yang sangat teatrikal.
Rilisan awal Neo lebih condong ke arah synthwave yang lebih murni. Saat ini, musiknya telah berevolusi menjadi lebih kaya secara harmonis, menggabungkan tekstur analog yang lebih hangat dengan sound design yang lebih modern.