Layang adalah nama panggung dari seorang musisi independen yang sedang naik daun di kancah musik Indonesia. Dikenal dengan aransemen musiknya yang memadukan nuansa Pop-Indie modern dengan sentuhan lirik puitis yang mendalam, Layang berhasil menarik perhatian pendengar yang haus akan musik yang otentik dan emosional. Namanya mulai dikenal luas setelah perilisan single debutnya yang berjudul 'Senja di Sudut Kota' pada tahun 2021. Lagu tersebut dengan cepat menjadi viral di berbagai platform streaming dan media sosial, berkat melodi yang mudah diingat dan kedalaman makna liriknya yang seringkali berkisah tentang refleksi diri, kerinduan, dan kompleksitas hubungan antarmanusia.
Perjalanan Layang di dunia musik tidak instan. Ia memulai passion-nya dengan mengunggah cover-cover akustik sederhana di kanal YouTube pribadinya saat masih berstatus mahasiswa. Pengalamannya dalam mengamati kehidupan sehari-hari di perkotaan menjadi inspirasi utama dalam proses kreatifnya. Berbeda dengan banyak musisi sezamannya yang cenderung mengikuti tren produksi yang ramai, Layang memilih fokus pada integritas suara, sering kali menggabungkan instrumen akustik seperti gitar dan piano dengan soundscape elektronik yang halus.
Pada tahun 2023, Layang merilis EP pertamanya, 'Pecahan Cahaya', yang mendapat sambutan positif dari kritikus musik lokal. EP ini mendemonstrasikan kemampuannya bereksperimen dengan genre, namun tetap mempertahankan benang merah emosional yang menjadi ciri khas karyanya. Meskipun menjaga kerahasiaan identitas aslinya untuk fokus pada seni musiknya, Layang secara aktif berinteraksi dengan penggemar melalui sesi tanya jawab daring dan konser akustik intim.
Saat ini, Layang sedang mempersiapkan album penuh pertamanya, yang dikabarkan akan mengeksplorasi tema perubahan dan penerimaan diri. Dengan visi artistik yang jelas dan dedikasi pada kualitas, Layang diposisikan sebagai salah satu suara penting dalam generasi baru musik Pop-Indie Indonesia.