Kalingga
Frequently Asked Questions
Kalingga cenderung berada di persimpangan antara Ambient Electronic, Experimental IDM (Intelligent Dance Music), dan World Music, dengan penekanan kuat pada integrasi elemen melodi tradisional Jawa.
Nama 'Kalingga' terinspirasi dari Kerajaan Kalingga di masa lampau, melambangkan keinginan seniman untuk merangkai warisan sejarah dengan produksi musik masa kini.
Sebagian besar karya Kalingga bersifat instrumental. Meskipun demikian, ada beberapa rilisan yang menggunakan sampel suara alam atau vokal etnik yang diolah secara atmosferis, namun lirik vokal yang dominan sangat jarang digunakan.
Kalingga berbasis dan aktif berkarya dari kota Yogyakarta, Indonesia, yang juga merupakan pusat penting bagi perkembangan musik independen dan seni rupa di Indonesia.
Album penuh (full-length album) terbaru dari Kalingga berjudul 'Gema Luminesensi', yang dirilis pada tahun 2022.
Ya, Kalingga cukup sering berkolaborasi, terutama dalam proyek instalasi audio-visual, berkolaborasi dengan penari kontemporer, seniman media baru, dan musisi dari genre yang berbeda.