Aftershock
Frequently Asked Questions
Aftershock berfokus utama pada genre Electronic Dance Music (EDM), dengan spesialisasi kuat pada subgenre Bass Music, Dubstep, dan Hard Dance, seringkali dipadukan dengan elemen futuristik.
Aftershock memulai karirnya sebagai DJ amatir di berbagai acara independen lokal sebelum akhirnya memproduksi karyanya sendiri dan mendapatkan perhatian luas dari promotor dan label musik.
Perbedaan utama terletak pada kualitas *sound engineering* dan transisi set yang sangat mulus namun energik. Aftershock dikenal suka memasukkan elemen *sound design* yang unik dan tidak terduga dalam penampilannya.
Ya, sepanjang karirnya Aftershock telah menunjukkan keterbukaan untuk berkolaborasi dengan beberapa DJ dan produser dari kancah musik elektronik internasional, yang memperluas jangkauan musiknya.
Aftershock sangat aktif tampil di berbagai *club* besar di kota-kota metropolitan Indonesia dan secara rutin diundang sebagai penampil utama dalam festival musik EDM nasional.
Aftershock telah merilis beberapa karyanya secara independen untuk menjaga kontrol kreatif penuh, namun ia juga telah merilis beberapa proyek penting melalui label rekaman elektronik ternama di Asia Tenggara.