Aeon
Frequently Asked Questions
Aeon secara utama berkecimpung dalam ranah dark ambient, industrial techno, dan musik elektronik eksperimental dengan sentuhan avant-garde.
Nama 'Aeon' terinspirasi dari konsep skala waktu geologis yang luas dan proses perubahan struktural yang panjang dan lambat, yang sering tercermin dalam tekstur musiknya.
Album debutnya, 'Echoes of Ruin' (2018), dan EP 'Chrono-Shift' (2021) dianggap sebagai karya penentu dalam diskografinya.
Ya, Aeon aktif tampil live. Pertunjukannya dikenal sangat imersif, sering menggunakan pencahayaan minimalis dan visual abstrak untuk melengkapi soundscape yang intens.
Aeon sangat bergantung pada sintesis modular, noise terkontrol, dan pemrosesan sinyal digital yang ekstrem untuk menciptakan tekstur suara unik yang padat dan jarang menggunakan instrumen tradisional.
Sejauh ini, karya Aeon sangat berfokus pada output instrumental dan atmosferik; vokal, jika ada, cenderung digunakan sebagai elemen tekstural daripada lirik yang jelas.