A Day At The Fair

A Day At The Fair

25 Songs
A Day At The Fair adalah sebuah nama yang identik dengan melankoli indah dan narasi liris dalam kancah musik indie Indonesia. Berawal dari proyek sampingan beberapa musisi yang memiliki kecintaan mendalam pada musik folk dengan sentuhan sinematik, band ini mulai menarik perhatian sejak merilis karya pertama mereka pada tahun 2018. Nama 'A Day At The Fair' sendiri terinspirasi dari suasana peralihan—kebahagiaan sesaat yang sering kali diiringi rasa perpisahan atau nostalgia yang mendalam, sebuah tema yang sering diangkat dalam lirik mereka. Menggabungkan elemen akustik dari gitar dan cello, dengan alunan piano yang atmosferik, musik mereka menciptakan lanskap suara yang mengingatkan pendengar pada film-film indie Eropa atau balada folk Amerika tahun 70-an, namun tetap memiliki akar emosional Indonesia yang kuat. Lirik mereka, yang sering kali puitis dan sarat akan metafora tentang perjalanan hidup, kehilangan, dan harapan, dinyanyikan dengan vokal yang tenang namun penuh penjiwaan. Setelah sukses dengan beberapa single digital yang viral di kalangan pendengar musik alternatif, A Day At The Fair meluncurkan album penuh perdana mereka, 'Jejak Kembang Api', yang mendapat pujian kritis atas kedalaman komposisi dan orisinalitasnya. Band ini dikenal jarang tampil secara ‘live’ dalam format konvensional; pertunjukan mereka sering kali dirancang sebagai sebuah pengalaman imersif, menekankan pada penciptaan suasana yang intim dan reflektif bagi setiap penonton. A Day At The Fair terus bereksplorasi, membuktikan bahwa kesuksesan dalam musik tidak selalu harus hingar bingar, tetapi bisa ditemukan dalam keindahan kesendirian yang terbingkai nada.

Frequently Asked Questions

Meskipun proyek ini sering melibatkan banyak kolaborator musisi sesi, anggota inti yang menjadi tulang punggung komposisi adalah Rian (Vokal/Gitar Akustik) dan Sari (Piano/Cello).

Musik mereka paling cocok ditempatkan dalam kategori Indie Folk, meskipun terdapat banyak pengaruh dari Chamber Pop dan Cinematic Music.

Album penuh debut mereka, 'Jejak Kembang Api', dirilis pada akhir tahun 2020.

Tidak. Mereka lebih memilih pertunjukan yang intim, akustik, atau kolaborasi khusus yang bertujuan menciptakan pengalaman mendalam daripada skala besar.

Tema utama lirik mereka berkisar pada nostalgia, retrospeksi perjalanan emosional, dan keindahan alam yang sering dikaitkan dengan momen transisi atau perubahan dalam hidup.

Saat ini, band sedang dalam fase penulisan dan eksplorasi suara baru untuk materi berikutnya, namun belum ada tanggal pasti untuk perilisan single atau album baru.

Songs by A Day At The Fair